Tampilkan postingan dengan label terorisme. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label terorisme. Tampilkan semua postingan
Jumat, 22 Januari 2016
Pria Muslim Pelindung Umat Nasrani dari Serangan Militan
Seorang Muslim yang melindungi umat Nasrani dari serangan teroris di sebuah bis dikabarkan telah meninggal dunia.
Pria muslim bernama Salah Farah itu menghembuskan napas terakhirnya akibat luka tembakan yang didapatnya dari serangan pada Desember 2015 itu.
Dikutip dari VOA News, pria berumur 34 tahun itu meninggal dunia pada Minggu (17/1/2016) sore di Kenyatta National Hospital, Nairobi, Kenya.
Dikatakan para dokter yang mengoperasinya sudah mengusahakan segalanya untuk menyelamatkan nyawa Farah dari luka tembak pada pinggulnya.
"Bunuh kami semua atau tinggalkan kami," demikian ucap Farah, pada 10 militan yang mengepung bis yang ditumpanginya 21 Desember 2015 lalu.
Kalimat itu keluar dari mulutnya, usai para militan menyuruh penumpang muslim memisahkan diri dari penumpang Nasrani, yang akan mereka habisi.
"Mereka mengatakan kepada kami jika kalian orang Muslim, kami aman," kata Farah saat mengingat kembali kejadian itu kepada BBC.
Namun, Farah bersama penumpang muslim lainnya menolak untuk mengikutinya dan malah berupaya melindungi penumpang Nasrani yang ada dalam bis.
Mereka memberikan para penumpang non-Muslim pakaian muslim mereka untuk dikenakan dalam bis sehingga mereka tak mudah diketahui identitasnya.
Insiden itu berakhir dengan para militan yang akhirnya menyerah dan meninggalkan mereka.
Namun, sebelumnya mereka sempat menembak sekitar dua orang penumpang bis hingga tewas dan lainnya hingga cedera, termasuk Farah.
Selama beberapa minggu terakhir, pria yang berprofesi sebagai guru itu masih berkondisi baik dan sempat berbicara dengan wartawan.
Asosiasi guru Kenya menyampaikan belasungkawa dan berjanji untuk membantu keluarga Farah secara finansial.
Gubernur Mandera, Ali Ibrahim Roba, juga berjanji akan membantu keluarga Farah dan memberikan pendidikan bagi anak-anaknya.
Kepada VOA News, terakhir ditemui pada awal Januari 2016 ini, ia mengatakan bahwa tiap orang harus hidup bersama secara damai.
"Kita semua adalah saudara, hanya agama yang berbeda. Saya minta agar para saudara muslim untuk menjaga saudara Nasrani, sehingga kita dapat saling menjaga,"
"Marilah kita saling membantu dan marilah kita hidup bersama secara damai," tuturnya. (VOA News/The Independent)
Senin, 18 Januari 2016
1400 Tahun Lalu, Nabi Muhammad Sudah Peringatkan Kedatangan Isis !!
Seorang penulis bernama Kashif Chaudry mengatakan dalam jurnalnya yang dimuat oleh surat kabar The Huffington Post, Kamis (7/1/2016), jika junjungan umat Islam sedunia, Nabi Muhammad SAW, ternyata pernah memperingatkan akan kedatangan kelompok Negara Islam untuk Irak dan Suriah (ISIS). Peringatan itu telah dimuat di berbagai hadis sahih (yang dipercaya) seperti Bukhari dan Muslim. Tanda-tanda ISIS yang disebutkan oleh Nabi Muhammad SAW pun tak meleset. Termasuk bendera hitam yang kini menjadi lambang ISIS. Kecermatan rinciannya bakal bikin kamu takjub.
1400 tahun lalu Nabi Muhammad mengatakan, "Akan datang hari dimana Islam hanya sekedar agama, Alquran hanya sekedar kitab, masjid-masjid berdiri megah namun tidak dimakmurkan. Di akhir zaman hakikat Islam akan hilang, sebagian besar hanya menjalani ritual saja. Para ulama akan korup dan berselisih". Demikian ketegasan Nabi Muhammad kala itu. Kata-kata Rasulullah nampaknya terbukti. Para pemimpin agama dewasa ini malah menyalahgunakan mimbar dan berkhotbah menyebarkan kebencian.
Selain itu Nabi Muhammad SAW juga menerangkan soal kedatangan ISIS. Menurut beliau akan datang sekelompok orang yang mengatas namakan Islam. Dalam HR Muslim disebut, mereka adalah sekelompok anak muda yang bodoh dan belum memiliki kedewasaan dalam berpikir. Mereka akan mengucapkan komitmen kekejian namun pandai dalam merayu seseorang demi bergabung dengan mereka. Mereka memanggil orang-orang untuk menegakkan kalimat Allah SWT lewat Alquran tapi ternyata gak satupun isi kitab suci itu dikerjakan. "Mereka inilah orang-orang paling buruk dan zalim, bahkan yang terburuk dari ciptaan Allah SWT," ujar Nabi Muhammad.
Belum cukup, dalam buku Al Fitan pada kekhalifahan Sayidina Ali bin Abi Thalib, Nabi Muhammad SAW pernah mengatakan kepada Ali, orang-orang buruk ini memiliki rambut panjang dan berbendera hitam. Hati mereka terbuat dari besi dan mereka akan mengikrarkan diri dalam wilayah kedaulatan. Ini sungguh menarik. Selama ini ISIS mengklaim diri mereka sebagai Negara Islam atau Daulah Islamiyah.
Dalam Al Fitan juga disebutkan, kelompok ini tidak pernah menepati perjanjian mereka, tidak berbicara soal kebenaran, dan ... waini, mereka memiliki nama mirip kota-kota. Yap, pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, pikiran kita langsung terbayang ke Kota Baghdad, Irak, waduh!
Dari beberapa hadis dan referensi ini, ternyata sungguh luar biasa peringatan Nabi Muhammad SAW pada kaum muslim. Jelas kini, ISIS kelompok penipu yang secara eksplisit hendak menghancurkan Islam lewat pembunuhan atas nama agama. Mengklaim mengikuti Alquran namun menyebarkan anarki di seluruh dunia. ISIS bukan Islam!
Dan, satu-satunya orang yang menolak merenungi kata-kata Nabi Muhammad SAW ini adalah ISIS, simpatisan ISIS, dan ekstremis anti-Islam yang teguh mempercayai ISIS adalah Islam. Sementara mereka yang cerdas bisa melihat kebijaksanaan Nabi Muhammad SAW dan keindahan Islam sebagai agama 'rahmatan lil alamin' alias rahmat bagi seluruh alam.
Kamis, 14 Januari 2016
WASPADA!! Ini Tujuan Pengeboman di Sarinah, Jakarta, Kita Jangan Update Status!
Rencana dari teroris memecah belah banyak negara bahkan hingga Indonesia. Tujuan mereka sudah jelas pasti akan menghancurkan suatu negara dan memecah belah yang dimulai dari isu religi.
Karena Indonesia termasuk ke dalam jumlah yang besar untuk pengguna sosial media maka akan dengan sangat mudah pula teroris memantau kondisi negara Indonesia.
Berikut asumsi dari tujuan mereka melakukan penyerangan bom di beberapa tempat di jakarta :
1. Hashtag seperti #pray for jakarta yang terus akan dipromosikan oleh kita
2. Setelah berhasil menjadi Worldwide trending
3. Investor yang ada di Indonesia pun akan merasa cemas karena mengetahui dari hashtag yang berhasil menjadi tren dunia dan akhirnya investor akan menarik investasinya.
4. Banyak uang yang keluar dan sedikit yang memasukan uang di bank
5. Kredit gagal bayar
6. Rupiah melemah
7. Akhirnya terjadilah inflasi atau turunnya nilai mata uang rupiah
Selalu ada cara untuk menjatuhkan, tetapi selama kita bersatu dan jangan promosikan apa yang telah dilakukan teroris, mungkin bisa menjadi penghambat bagi rencana pergerakan teroris.
Karena Indonesia termasuk ke dalam jumlah yang besar untuk pengguna sosial media maka akan dengan sangat mudah pula teroris memantau kondisi negara Indonesia.
Berikut asumsi dari tujuan mereka melakukan penyerangan bom di beberapa tempat di jakarta :
1. Hashtag seperti #pray for jakarta yang terus akan dipromosikan oleh kita
2. Setelah berhasil menjadi Worldwide trending
3. Investor yang ada di Indonesia pun akan merasa cemas karena mengetahui dari hashtag yang berhasil menjadi tren dunia dan akhirnya investor akan menarik investasinya.
4. Banyak uang yang keluar dan sedikit yang memasukan uang di bank
5. Kredit gagal bayar
6. Rupiah melemah
7. Akhirnya terjadilah inflasi atau turunnya nilai mata uang rupiah
Selalu ada cara untuk menjatuhkan, tetapi selama kita bersatu dan jangan promosikan apa yang telah dilakukan teroris, mungkin bisa menjadi penghambat bagi rencana pergerakan teroris.
Sabtu, 12 Desember 2015
TERBONGKAR!! Inilah Cara Isis Medapatkan Uang
Bila ISIS memang sebegitu kuatnya, kita tentu bertanya-tanya darimana mereka membiayai dana operasionalnya. Saat ini, ISIS memang dipandang sebagai salah satu organisasi teroris terkaya di dunia.
Tahun 2015 ini, disebut-sebut ISIS telah menghasilkan $ 80 Juta per bulannya, yang digunakan untuk mendanai serangan persenjataan hingga prajurit-prajurit yang loyal terhadap mereka. Dari mana mereka mendapatkan itu semua?
Beberapa waktu lalu, pemerintah Rusia sempat menuding Turki membeli minyak dari ISIS. Belum ada konfirmasi yang jelas akan hal ini, namun PM Turki saat itu menyatakan bahwa dirinya siap mundur bila memang ada bukti tentang tudingan tersebut.
Terdengar seperti skenario mengerikan yang sedang menggurita, dan masih ada sebagian dari kita yang buta akan hal ini. Kalau kita memilih menutup mata dan telinga, dan saat itu ISIS sudah cukup matag untuk mendeklarasikan serangannya pada dunia, siapkah kita?
Tahun 2015 ini, disebut-sebut ISIS telah menghasilkan $ 80 Juta per bulannya, yang digunakan untuk mendanai serangan persenjataan hingga prajurit-prajurit yang loyal terhadap mereka. Dari mana mereka mendapatkan itu semua?
1. Pajak
Ada 8 juta orang yang hidup dalam kendali ISIS. Mereka melakukan banyak kegiatan sehari-hari yang mirip dengan kita seperti melakukan bisnis, pergi ke sekolah, ke pasar, semua kegiatan semacam ini dikenakan pajak dan biaya. Sekitar 50% penghasilan ISIS didapatkan dari sektor ini, seperti data yang diambil dari IHS Global Strategies. Menariknya, inilah yang disebut-sebut sebagai sumber pendapatan utama organisasi tersebut.2. Minyak
Lalu bagaimana dengan minyak? Pasokan minyak Timur Tengah membuat ISIS mendapatkan sekitar 43% penghasilan dari sana. Yang menjadi masalah, siapa yang mau membeli minyak dari organisasi teroris? Nah, di sinilah mereka memanfaatkan penyelundup dan perantara untuk melakukan transaksi dengan klien yang kemudian menjualnya di tempat lain.Beberapa waktu lalu, pemerintah Rusia sempat menuding Turki membeli minyak dari ISIS. Belum ada konfirmasi yang jelas akan hal ini, namun PM Turki saat itu menyatakan bahwa dirinya siap mundur bila memang ada bukti tentang tudingan tersebut.
3. Obat-obatan, penculikan, perampokan
Selain minyak dan pajak, ISIS juga mendapatkan uang dari sejumlah tindakan kriminal seperti merampok bank, penculikan dan penjualan narkoba. Sektor inilah yang menggenapi kebutuhan dana ISIS, yang kemudian digunakan untuk mendanai orang-orangnya dan keluarga mereka, melengkapi persenjataan, propaganda melalui media hingga cita-cita besar mereka untuk menjadi sebuah negara.Terdengar seperti skenario mengerikan yang sedang menggurita, dan masih ada sebagian dari kita yang buta akan hal ini. Kalau kita memilih menutup mata dan telinga, dan saat itu ISIS sudah cukup matag untuk mendeklarasikan serangannya pada dunia, siapkah kita?
Rabu, 02 Desember 2015
Presiden Suriah: Serangan Amerika Serikat Justru Perkuat Isis
Presiden Suriah kembali melontarkan pernyataan mengejutkan. Dia menegaskan koalisi internasional yang dipimpin Amerika Serikat untuk membasmi kelompok teror ISIS sia-sia.
Dia menyebut, serangan ini bukan menghancurkan organisasi teror. Namun, malah menyebut hal tersebut sama saja mendukung aksi teroris dan membuat ISIS semakin kuat.
"Sejak awal operasi (yang dipimpin AS) ini, jika kalian ingin jujur tanpa pilih kasih, sejak awal ISIS telah memperluas rekrutannya dari seluruh dunia," ujar Assad, seperti dikutip dari Sky News, Rabu (12/2/2015).
Selain mengeritik AS, Orang Nomor Satu di Suriah ini menyampaikan pujiannya kepada Rusia. Assad mengatakan negara mitra dekat Suriah itu telah mengambil langkah tepat dengan melancarkan serangannya ke wilayah yang dikuasai ISIS.
"Sejak Rusia melakukan operasi pertempuran serupa untuk membasmi teroris, ISIS mulai tenggelam begitu juga dengan kelompok Al-Nusra dan kelompok teror lain, ini realitas dan fakta sudah terungkap," papar Assad.
Perang Sipil Berakhir
Pada kesempatan itu, Assad juga angkat bicara terkait kapan perang saudara yang sudah menewaskan 200 ribu jiwa di Suriah berakhir. Dia menjelaskan, situasi sulit ini usai jika negara barat dan sekutu arabnya berhenti mendukung teroris.
"Itu bisa terjadi saat negara yang saya sebutkan, AS, Prancis, Inggris, Arab Saudi dan Qatar tak lagi mendukung teroris," jelas dia.
"Setelah itu terjadi, hari berikutnya pasti situasi akan lebih baik dan bulan-bulan berikut perdamain penuh di Suriah terwujud, jadi itu terjadi kala mereka berhenti," tegas Assad.
Sejak perang saudara pecah di Suriah, negara barat terang-terangan menginginkan Assad lengser dari jabatannya. Mereka menuduh situasi sulit dan mencekam di Suriah terjadi karena ulah Assad yang memerintah dengan tangan besi.
Untuk menyingkirikan Assad, AS dan sekutunya sampai mendukung pemberontak untuk melawan Assad.
Aksi kekuatan barat dilawan oleh Assad. Beberapa kali Assad mengatakan tindakan negara Barat merupakan bentuk dukungan terhadap teroris.
Dia pun menegaskan tidak akan mundur dari jabatan Presiden Suriah. Hal ini karena dinilainya tak ada alasan tepat kenapa dirinya harus lengser dari jabatannya.
"Sekarang di tengah situasi perang, saya tidak akan mau berkata saya mundur, itu sama sekali tak beralasan," kata Assad.
"Ketika pemilu digelar, masyarakat Suriah bisa memilih apakah mereka menginginkan saya. Saya senang jadi Presiden, jadi ketika mereka sudah tidak menginginkan saya, dengan senang hati saya akan mundur tak ada masalah sama sekali," pungkasnya. (Ger/Ein)
Selasa, 01 Desember 2015
Presiden Korea Utara: Terorisme Kedok Negara Amerika Untuk Hancurkan Negara Islam
Presiden Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, meledek laporan tahunan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat yang mengklaim Amerika sebagai negara penjamin kebebasan berkeyakinan di dunia.
Kim Jong-un dengan tegas menyebut AS munafik, karena AS justru pihak yang paling bertanggung jawab atas ketidakstabilan situasi dunia dengan terus mengganggu negara-negara muslim.
”Mantan Menteri Pertahanan AS Donald Rumsfeld dan para pemimpin negara lain mengejar kebijakan yang bertujuan menggulingkan pemerintah di negara-negara Islam dengan dalih memerangi terorisme,” tulis kantor berita KCNA, Kamis (31/7), mengutip pernyataan pemerintah Korut.
Pemerintah Korut juga mengecam Washington yang selalu mengkritik Pyongyang dalam berbagai laporan yang bertujuan mengisolasi Korut di panggung internasional.
”Upaya untuk merusak Korut dengan fitnah adalah tindakan tidak masuk akal dengan menuduh di Korut tidak ada kebebasan beragama. Itu benar-benar tidak masuk akal, Sepenuhnya, kami menjamin kebebasan berkeyakinan setiap warga negara.” bunyi pernyataan pemerintah Korut.
Reaksi Korut itu sebagai respons laporan tahunan Biro Demokrasi, Hak Asasi Manusia dan Perburuhan Departemen Luar Neger AS yang berjudul ”International Religious Freedom Report for 2013”.
Laporan itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri AS, John Kerry pada briefing khusus pada tahun 2013 lalu.
Dalam isi laporan tersebut, Amerika menuduh Korut, Iran, China, Arab Saudi, Bahrain, dan Sudan tidak memberikan jaminan kebebasan berkeyakinan terhadap warganya.
Kim Jong-un dengan tegas menyebut AS munafik, karena AS justru pihak yang paling bertanggung jawab atas ketidakstabilan situasi dunia dengan terus mengganggu negara-negara muslim.
”Mantan Menteri Pertahanan AS Donald Rumsfeld dan para pemimpin negara lain mengejar kebijakan yang bertujuan menggulingkan pemerintah di negara-negara Islam dengan dalih memerangi terorisme,” tulis kantor berita KCNA, Kamis (31/7), mengutip pernyataan pemerintah Korut.
Pemerintah Korut juga mengecam Washington yang selalu mengkritik Pyongyang dalam berbagai laporan yang bertujuan mengisolasi Korut di panggung internasional.
”Upaya untuk merusak Korut dengan fitnah adalah tindakan tidak masuk akal dengan menuduh di Korut tidak ada kebebasan beragama. Itu benar-benar tidak masuk akal, Sepenuhnya, kami menjamin kebebasan berkeyakinan setiap warga negara.” bunyi pernyataan pemerintah Korut.
Reaksi Korut itu sebagai respons laporan tahunan Biro Demokrasi, Hak Asasi Manusia dan Perburuhan Departemen Luar Neger AS yang berjudul ”International Religious Freedom Report for 2013”.
Laporan itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri AS, John Kerry pada briefing khusus pada tahun 2013 lalu.
Dalam isi laporan tersebut, Amerika menuduh Korut, Iran, China, Arab Saudi, Bahrain, dan Sudan tidak memberikan jaminan kebebasan berkeyakinan terhadap warganya.
HEBOH!!! Presiden Rusia Bocorkan Nama 40 Negara Yang Mendanai Isis
Presiden Rusia, Vladimir Putin yang baru-baru ini ditemui saat menghadiri pertemuan konfrensi tingkat inggi Summit G20 membeberkan pernyataan yang menghebohkan kepada media. Pada salah satu sesi pidatonya pada acara tersebut, Putin menyebutkan kenapa Presiden obama selalu menyebut Rusia sebagai ancaman padahal kenyataan amerika adalah penyebab utama dibalik konflik berkepanjangan di daerah-daerah timur tengah. Serta Putin juga menyinggung soal ISIS dan negara-negara mana saja yang mendanai Kelompok ekstrimis tersebut.
Anehnya pernyataan putin tersebut tidak pernah dimunculkan sekalipun oleh media-media barat. Untuk lebih jelasnya silahkan simak Video Pidato Putin berikut:
Anehnya pernyataan putin tersebut tidak pernah dimunculkan sekalipun oleh media-media barat. Untuk lebih jelasnya silahkan simak Video Pidato Putin berikut:
TERBONGKAR!!! Anggota Isis Mendapatkan Gaji Yang Fantastis?
Islamic State of Islam and Suriah alias ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan teror berdarah yang melanda Paris, Prancis. Sekitar 140 orang tewas dalam serangan tersebut. Sementara itu, lima orang tersangka teroris yang diduga sebagai anggota ISIS tewas di tangan otoritas Prancis.
Entah bagaimana doktrin yang diterapkan pimpinan ISIS untuk menghipnotis para anggotanya agar memiliki mental berani mati. Namun, menurut kabar yang beredar, seorang pejuang ISIS diiming-imingi gaji selangit dalam melaksanakan tugasnya.
Berdasarkan pengakuan Malik Niyaz, seorang mantang pejuang ISIS asal Afghanistan yang membelot, gaji seorang anggota ISIS mencapai US$500-US$1.700 atau sekitar Rp6 juta hingga 23 juta per bulan tergantung posisi mereka.
"Seorang pejuang biasa akan mendapatkan rata-rata US$500-US$800 (Rp6-10 juta). Gaji di tingkat yang lebih tinggi jauh lebih besar," jelas Niyaz seperti yang dikutip dari VOA News, Senin 16 November 2015.
Apa yang dikatakan Niyaz bukan omong kosong. Dilansir laman IB Times, ISIS dilaporkan menggaji para manajer perusahaan minyak yang berhasil mereka kuasai sebesar US$225 ribu atau sekitar Rp3 miliar per tahun.
ISIS juga gencar merekrut anggota baru melalui media sosial. Data yang dirilis CIA mengungkapkan bahwa ISIS telah berhasil menjaring sekitar 30 ribu anggota dari berbagai negara melalui media sosial dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
Menariknya, para perekrut juga dijanjikan bayaran yang cukup menggiurkan. Rumornya, perekrut akan mendapatkan US$10 ribu atau sekitar Rp137 juta untuk tiap individu yang berhasil mereka bujuk bergabung dengan ISIS.
Entah bagaimana doktrin yang diterapkan pimpinan ISIS untuk menghipnotis para anggotanya agar memiliki mental berani mati. Namun, menurut kabar yang beredar, seorang pejuang ISIS diiming-imingi gaji selangit dalam melaksanakan tugasnya.
Berdasarkan pengakuan Malik Niyaz, seorang mantang pejuang ISIS asal Afghanistan yang membelot, gaji seorang anggota ISIS mencapai US$500-US$1.700 atau sekitar Rp6 juta hingga 23 juta per bulan tergantung posisi mereka.
"Seorang pejuang biasa akan mendapatkan rata-rata US$500-US$800 (Rp6-10 juta). Gaji di tingkat yang lebih tinggi jauh lebih besar," jelas Niyaz seperti yang dikutip dari VOA News, Senin 16 November 2015.
Apa yang dikatakan Niyaz bukan omong kosong. Dilansir laman IB Times, ISIS dilaporkan menggaji para manajer perusahaan minyak yang berhasil mereka kuasai sebesar US$225 ribu atau sekitar Rp3 miliar per tahun.
ISIS juga gencar merekrut anggota baru melalui media sosial. Data yang dirilis CIA mengungkapkan bahwa ISIS telah berhasil menjaring sekitar 30 ribu anggota dari berbagai negara melalui media sosial dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
Menariknya, para perekrut juga dijanjikan bayaran yang cukup menggiurkan. Rumornya, perekrut akan mendapatkan US$10 ribu atau sekitar Rp137 juta untuk tiap individu yang berhasil mereka bujuk bergabung dengan ISIS.
Langganan:
Postingan (Atom)







